Bandung, 14 Agustus 2026 — PT 4Nesia Digital Solution kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi melalui partisipasi dalam Lokakarya “Tantangan Akselerasi VMTS dalam Upaya Penguatan Akreditasi Unggul di Lingkungan Fakultas Pascasarjana UNIKOM pada Era Artificial Intelligence” yang diselenggarakan oleh Fakultas Pascasarjana Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM).
Kegiatan yang berlangsung di Smart Building UNIKOM ini menjadi forum strategis untuk membahas bagaimana Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran (VMTS) perguruan tinggi dan program studi dapat terus diselaraskan dengan perkembangan teknologi, kebutuhan industri, transformasi digital, serta hadirnya Artificial Intelligence (AI).
Selain agenda seremoni penandatanganan kerja sama antara PT 4Nesia Digital Solution dan Fakultas Pascasarjana Universitas Komputer Indonesia, kegiatan ini juga diisi dengan kontribusi CEO 4Nesia Digital Solution, Andi Agus Salim, yang hadir dalam kapasitasnya sebagai praktisi industri sekaligus akademisi bidang Sistem Informasi.
CEO 4Nesia Memberikan Perspektif Industri terhadap VMTS
Dalam forum tersebut, CEO PT 4Nesia Digital Solution memberikan paparan dan masukan terkait penguatan VMTS Program Studi Doktor Sistem Informasi, khususnya dalam menghadapi perubahan lanskap teknologi dan kebutuhan kompetensi di era Artificial Intelligence.
Menurut perspektif industri, VMTS perguruan tinggi tidak cukup hanya menggambarkan cita-cita institusi secara normatif, tetapi perlu mampu diterjemahkan menjadi program, kompetensi lulusan, riset, inovasi, kolaborasi, serta dampak nyata bagi industri dan masyarakat.
Hal tersebut menjadi semakin penting ketika perguruan tinggi memasuki era AI, di mana perubahan teknologi berlangsung sangat cepat dan memengaruhi hampir seluruh aspek organisasi, bisnis, pemerintahan, pendidikan, maupun kehidupan masyarakat.
AI Bukan Sekadar Teknologi, tetapi Penggerak Transformasi
Dalam penguatan VMTS, Artificial Intelligence perlu ditempatkan bukan hanya sebagai teknologi yang harus dikuasai oleh mahasiswa, tetapi sebagai bagian dari transformasi keilmuan dan cara berpikir dalam menghasilkan solusi.
Perspektif tersebut mencakup kemampuan dalam data-driven decision making, digital leadership, innovation management, responsible AI, digital transformation, serta kemampuan mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan kompleks secara multidisiplin.
Bagi Program Studi Doktor Sistem Informasi, tantangannya menjadi lebih tinggi. Lulusan doktor diharapkan tidak hanya mampu menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga memberikan kontribusi keilmuan yang memiliki novelty, relevansi, dan dampak nyata bagi perkembangan industri, pemerintahan, maupun masyarakat.
Memperkuat Link and Match antara Akademisi dan Industri
Kehadiran praktisi industri dalam pembahasan VMTS menjadi bagian penting dalam memastikan pendidikan pascasarjana tetap memiliki relevansi terhadap kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
PT 4Nesia Digital Solution melihat bahwa kolaborasi perguruan tinggi dan industri dapat dikembangkan melalui berbagai bentuk, antara lain:
Joint research dan collaborative research; Pengembangan solusi berbasis kebutuhan nyata industri; Studi kasus dan real-world project; Visiting practitioner; Pengembangan innovation hub; Hilirisasi hasil penelitian; Pengembangan produk dan layanan berbasis riset; Kolaborasi pengembangan kompetensi Artificial Intelligence dan transformasi digital; serta Penguatan jejaring nasional dan internasional.
Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa pascasarjana dapat memperoleh pengalaman untuk menghubungkan teori, penelitian, teknologi, dan kebutuhan nyata di lapangan.
Penguatan Karakter Profesional, Inovatif, dan Technopreneur
Salah satu aspek penting dalam VMTS Fakultas Pascasarjana UNIKOM adalah orientasi terhadap lulusan yang unggul, profesional, inovatif, memiliki jiwa entrepreneurship dan technopreneur.
Perspektif industri menunjukkan bahwa karakter tersebut perlu diterjemahkan ke dalam kemampuan nyata, bukan hanya menjadi terminologi dalam dokumen akademik.
Lulusan perlu memiliki kemampuan untuk:
Mengidentifikasi masalah → melakukan riset → menghasilkan inovasi → membangun solusi → menguji implementasi → menciptakan nilai → memberikan dampak.
Dengan demikian, pendidikan pascasarjana dapat menghasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi knowledge creator, innovation leader, digital leader, dan technology entrepreneur.
VMTS Harus Menghasilkan Dampak yang Terukur
Dalam konteks penguatan akreditasi unggul, VMTS perlu memiliki keterhubungan yang jelas antara visi dan implementasinya.
Visi dan misi harus dapat diturunkan menjadi tujuan, sasaran, program strategis, indikator kinerja, serta bukti capaian yang dapat diukur.
Dengan demikian, VMTS tidak berhenti sebagai dokumen formal untuk kebutuhan akreditasi, tetapi menjadi strategic compass yang mengarahkan pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola, kerja sama, dan inovasi.
Perspektif ini sejalan dengan arah VMTS Fakultas Pascasarjana UNIKOM yang menempatkan inovasi digital, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Artificial Intelligence, entrepreneurship, riset, penerapan ilmu pengetahuan, serta tata kelola berbasis digital sebagai bagian penting dari arah pengembangannya.
Kolaborasi 4Nesia dan UNIKOM untuk Ekosistem Digital yang Lebih Kuat
Penandatanganan kerja sama antara PT 4Nesia Digital Solution dan Fakultas Pascasarjana UNIKOM menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara industri dan akademisi.
Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi dapat berkembang menjadi berbagai aktivitas yang memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak, khususnya dalam bidang Sistem Informasi, transformasi digital, Artificial Intelligence, Enterprise Architecture, Government Digital, penelitian terapan, serta pengembangan inovasi berbasis teknologi.
Bagi PT 4Nesia Digital Solution, perguruan tinggi merupakan salah satu mitra strategis dalam membangun ekosistem inovasi digital. Sementara bagi perguruan tinggi, keterlibatan industri dapat menjadi sumber perspektif praktis untuk memastikan bahwa pengembangan keilmuan tetap relevan dengan kebutuhan dan tantangan dunia nyata.
Membangun Pendidikan Doktor Sistem Informasi yang Relevan dengan Masa Depan
Perkembangan Artificial Intelligence membawa perubahan besar terhadap kebutuhan kompetensi Sistem Informasi. Karena itu, Program Studi Doktor Sistem Informasi memiliki peluang besar untuk mengambil peran sebagai pusat pengembangan pengetahuan dan inovasi dalam bidang transformasi digital.
Program doktor tidak hanya dituntut menghasilkan discovery, tetapi juga mampu mendorong innovation, transformation, dan impact.
Kolaborasi antara akademisi dan praktisi menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan hal tersebut.
Melalui sinergi antara knowledge, technology, industry, dan society, pendidikan doktor diharapkan mampu menghasilkan pemimpin dan peneliti yang memiliki kapasitas untuk menghadapi kompleksitas transformasi digital serta memberikan kontribusi strategis bagi Indonesia.
Tentang PT 4Nesia Digital Solution
PT 4Nesia Digital Solution merupakan perusahaan teknologi yang berfokus pada transformasi digital, Enterprise Architecture, Government Digital, SPBE, sistem informasi, dan solusi teknologi informasi.
4Nesia berkomitmen membangun kolaborasi antara industri, pemerintah, dan perguruan tinggi untuk menghasilkan solusi digital yang inovatif, adaptif, dan memberikan dampak nyata bagi organisasi dan masyarakat.
Melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti Fakultas Pascasarjana UNIKOM, 4Nesia terus mendorong terbentuknya ekosistem yang mempertemukan keilmuan, inovasi teknologi, kebutuhan industri, dan transformasi digital.